Assalamu'alaikum semua! 🎉
Balik lagi setelah sekian lama. Mungkin sekitar 8 tahun lalu udah ngga main blog 😁
Blog ini, dulu, jadi tempat aku cuap-cuap soal asmara di Tahun 2013. Sempet suka posting soal puisi-puisi romantis. Udah aku delete karena ada sesuatu yang lebih bernilai dan bermanfaat yang bisa aku share. Ya maklum, dulu namanya juga remaja. Sekarang masih, tapi sisa vibes remajanya aja, umur mah tetep umur.
Eh, ngomong-ngomong soal umur nih. Apalagi udah lewat life quarter crisis, sering banget sekelibat muncul.. ini gue mau jadi apa ya ke depan? Gue gimana ya di masa depan nanti? Ternyata menua itu pasti, ciri dan tanda-tanda penuaan itu jelas adanya. Sering banget lewat di fyp TikTok (Yang lagi hits di kalangan gen Milenial dan gen Z), soal lunar year lah, bayangan seperti apa kamu ketika tua nanti lah. Oh iya, aku pernah sengaja buka web NASA kalau bulan purnama sepenuhnya terjadi di tanggal lahir dan bulan lahir aku, tapi tahunnya 2098! Jauh banget ya? Entah aku atau mungkin kamu juga yang baca ini mungkin di tahun itu udah wafat.
Terus kenapa? Belum expect aja seperti apa di tahun 2098 nanti, masih ada blog ini atau engga, udah kemana pun jasadku dan kamu, kita ga da yang tau di tahun ini, tahun depan, atau bahkan tahun 2098.
"Ribet banget sih, jalanin aja yang ada sekarang".
Paham banget memang kalau kita dituntut untuk "life present". Jalanin aja yang ada sekarang, tapi.. pernah denger kan quote :
"Kamu hari ini, menentukan kamu di masa depan". ?
Maksudnya, yang kamu lakukan hari ini, yang kamu makan hari ini, yang kamu ucap hari ini, semua menentukan masa depan kamu. Menurutku, ga ada salahnya ngebahas soal masa depan, untuk jaga-jaga mulai hari ini. Entah dari sikap, ucapan, bahkan sampai gaya hidup.
Mumpung aku masih mampu nulis ini, mumpung mata aku masih kuat natap layar ini, aku mau banget ada yang aku tinggal dan bermanfaat (Insya Allah) setelah wafatku nanti.
Mungkin temen-temen muslim tau arti pahala jariyah, siapa yang ga mau pahala tetap mengalir setelah kematian kita? Selain kita dapat pahala dari anak-cucu kita nanti, mungkin kita bisa saling berbagi kebaikan kepada teman dan kamu yang baca ini dan kamu share kepada anak-cucu kamu kelak.
Doain aja semoga yang nulis ini, doain kamu sendiri juga siapa tau anak-cucu kita kelak adalah anak-cucu yang shalih atau shalihah, yang bisa nerusin kebaikan-kebaikan yang udah pernah kita tuai.
Syukur-syukur kita bisa kayak hadis di bawah ini :
“Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak soleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya “(HR. Ibnu Majah)
Selamat berbagi kebaikan yang baik di sisi Allah, karena jika kamu berbagi kebaikan, pahalanya nggak akan berkurang sedikitpun walaupun mereka berbagi kebaikan dari kamu, karena kebaikan yang baik di sisi Allah ngga kenal sistem MLM 😆
Gak mau spill skincare? Gapapa aku ikhlas! Asal nggak pelit spill ilmu agama dan kiat-kiat tetap istiqomah yaa! 💗
"Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya" (HR. Muslim No. 1893)
Comments
Post a Comment